17 Juli 2024, 08:43, admin
MEDIA PAKUAN – Lagi-lagi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Sukabumi melakukan gerkkan cepat alas Gercep. Mereka berupaya mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Sukabumi mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB). Karena tidak membutuhkan waktu lama, hanya 5 hingga 10 menit para pelaku dapat mengantongi NIB. Program untuk memudah para pelaku usaha itu dikemas dalam kegiatan Siap Jemput Perizinan Masyarakat Bersama Online Single Submission (Si Jimat Boss). Baca Juga: QRIS: Lebih dari Sekadar Pembayaran, Ada Cerita Besar di Baliknya Progra yang terus digencarkan ternyata emperoleh apresiasi masyarakat terutama pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Kali ini kegiatan tersebut di selenggarakan di pusat perbelanjaan Ramayana Jalan Tipar Gede, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Selasa 16 Juli 2024. "Kegiatan ini tidak hanya melibatkan DPMPTSP saja, tapi diikutsertakan Disdukcapil dan BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi. Kami melakukan serangkaian bersama," kata Kepala DPMPTSP Kota Sukabumi Iskandar Ifhan. Iskandar Ifhan melakukan serangkaian jemput bola, yakni melakukan pendekatan pelayanan publik, yakni mendatangi dan melakukan kegiatan di tengah-tengah masyarakat.
"Kami melakukan pelayanan pemberian layanan nomor induk berusaha untuk seluruh warga Kota Sukabumi. Bagi yang belum kami buatkan nomor induk berusaha, kami siap melayani dengan baik,”katanya. Dia mengatakan pelayanan jemput bola langsung ke masyarakat ini dilakukan untuk mencapai target pembuatan NIB bagi para UMKM. Sehingga, para pelaku usaha di Kota Sukabumi ini memiliki legalitas yang jelas. “Kami sengaja mendekatkan pelayanan di tengah -tengah masyarakat hadir di Ramayana ini, untuk masyarakat mendapatkan hak nya. Karena, NIB merupakan hak pelaku usaha untuk memiliki legalitas yang jelas untuk usaha mereka,” katanya.
Tidak hanya itu sambung Iskandar, kegiatan ini menjadi kewajiban Pemerintah Kota Sukabumi dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. “Semuanya gratis, dalam pelayanan ini kami pun sekaligus menggelar hiburan live musik, dengan tujuan supaya masyarakat mendapatkan pelayanan mereka juga mendapatkan hiburan,”katanya. DPMPTSP, kata Iskandar, tidak berpangku tangan dan duduk diam menunggu masyarakat datang ke kantor untuk mengurus NIB. Tapi melakukan langkah jemput bola. Apalagi sebagian besar pelaku usaha merupakan para pedagang yang memiliki aktivitas padat. Disadai atau tidak disadari warga pelaku usaha yang sehari -hari berdagang.
“Strategi yang dilakukan dengan mendatangi mereka, dekatkan pelayanan kepada masyarakat mudah -mudahan dengan jemput bola mereka dapat dilayani dengan baik," katanya.***
Sumber:
https://mediapakuan.pikiran-rakyat.com/sukabumi-raya/pr-638333907/hanya-butuh-5-menit-dpmptsp-kota-sukabumi-jemput-bola-si-jimat-boss-umkm-kini-kantong-nib-kok-bisa-yah?page=all&utm_medium=PRMN&utm_source=idle
BERITA TERBARU